Home ยป 3 Solusi Aplikasi Berhenti Sendiri di Ponsel Samsung

3 Solusi Aplikasi Berhenti Sendiri di Ponsel Samsung

Sukagawai.com – Aplikasi ada kalanya memang berhenti sendiri pada ponsel Samsung. Dan ini merupakan salah satu permasalahan pada beberapa ponsel Samsung seri keluaran model lama. Aplikasi menutup sendiri ini ternyata juga ada berbagai faktor yang mempengaruhi. Mulai dari sistem operasi yang crash dan adanya gangguan pada aplikasi terkait. Kali ini kita akan membahas perbaikan pada problem aplikasi menutup dan berhenti sendiri pada ponsel Samsung.

3 Solusi Aplikasi Berhenti Sendiri di Ponsel Samsung

Aaplikasi berhenti sendiri

Sebelum membahas mengenai solusi yang akan kita lakukan, Anda harus tahu dulu mengenai beberapa penyebab terjadinya crash pada sistem operasi Android maupun adanya problem pada aplikasi. Secara umum aplikasi yang menutup sendiri pada Android merupakan kendala pada bagian software nya, dan ini bukan Hard ware.

Faktor Aplikasi Berhenti Sendiri

Faktor pertama pada permasalahan ini terjadi karena adanya crash pada sistem operasi. Anda pastinya pernah melihat adanya pembaharuan dan pemberitahuan untuk memperbaharui sistem operasi yang ada di pengaturan ponsel Anda. Pembaharuan pada sistem operasi ini memang dilakukan oleh developer dari pengalaman versi sebelumnya yang memerlukan perbaikan, menambahkan fitur tampilan baru, atau memang menambal celah pada versi sebelumnya.

Dan jika Anda tidak melakukan pembaharuan sistem operasi, biasanya akan ada kendala untuk menggunakan beberapa fitur yang ada, atau akan berpengaruh pada semua penggunaan aplikasi yang sudah Anda pasang. Pembaharuan sistem operasi Android, biasanya akan ada pemberitahuan di bagian tentang ponsel dan versi Android. Pada bagian ini jika Anda mengatur untuk otomatis, maka ketika ada pembaharuan langsung akan mengunduh dan memasang secara otomatis di latar belakang.

Pembaharuan sendiri tidak hanya pada sistem operasi saja. Namun pada aplikasi itu sendiri. Anda bisa amati lebih dulu aplikasi mana saja yang eror dan sering menutup sendiri. Kemudian Anda baru melakukan pembaharuan baik pada aplikasi terkait atau pada sistem operasinya.

Pada faktor selanjutnya ada pada memori ram yang penuh. Memori ram ini bertugas untuk menyimpan dan mengatur semua aplikasi dan sistem yang sedang berjalan dan digunakan. Jika kapasitas ram tidak mampu menampung kinerja aplikasi dan game yang sedang digunakan, jelas bisa menutup sendiri. Atau kadang juga akan lag dan bahkan melakukan restart ulang. Jika ini tidak segera Anda atasi, jelas bisa terjadi problem yang lebih serius, misalnya saja Android tidak bisa hidup, lag, dan berhenti di logo atau bootloop.

Dan kemungkinan memang hanya ada pada beberapa faktor yang sudah kami sebutkan.Dan berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk melakukan perbaikan pada probel aplikasi menutup maupun berhenti sendiri di ponsel Samsung maupun sejenisnya.

1. Hapus Data Aplikasi dan Cache

Aplikasi dan game yang ada di ponsel Android, memang membutuhkan penyimpanan data baik dari data aplikasi utama, atau pun data aktivitas yang sudah dilakukan. Dan ini termasuk cache. Misalnya saja menyimpan tugas, baik pengaturan dan file yang sudah diadopsi oleh aplikasi, maupun item-item kebutuhan aplikasi yang di unduh.

Cache ini jika sampai terlalu penuh bisa mengakibatkan terjadinya efek lag. Atau bisa juga mengubah data aplikasi dan membuat aplikasi crash ketika Anda jalankan. Solusi yang terbaik untuk memperbaiki masalah ini, tentu saja melakukan penghapusan cache pada jenis aplikasi yang crash dan sering menutup sendiri.

Anda bisa masuk ke dalam pengaturan aplikasi. Kemudian pilih aplikasi mana yang sering berhenti sendiri. Lalu masuk ke dalam penyimpanan aplikasi terkait dengan data. Kemudian Anda hapus di bagian data aplikasi dan cache aplikasi secara total. Buka aplikasinya apakah masih crash atau tidaknya.

Anda akan login ulang karena aktivitas ini menghapus data aplikasi. Jika masih terjadi crash, Anda bisa menghapus aplikasi dan mengunduh ulang dari toko aplikasi terkait.

2. Reset Ulang Ponsel Samsung (Pengaturan dan Wipe Reset Recovery Mode)

Untuk melakukan reset ini dilakukan jika terjadi pada semua jenis aplikasi. Maksudnya, jika semua aplikasi baik bawaan dan semua aplikasi unduhan mengalami hal yang sama dan sering force close. Reset bisa Anda lakukan dengan dua cara. Baik menggunakan reset yang ada di dalam pengaturan Android, atau menggunakan Wipe Reset yang ada di bagian recovery mode.

Recovery mode ini berada di menu bagian belakang Android. Dan ini seperti halnya dengan Bios pada komputer. Dengan masuk ke dalam menu ini, Anda bisa melakukan reset secara menyeluruh. Namun sebaiknya Anda cadangkan lebih dulu semua data yang penting pada ponsel Anda. Pertama Anda reset dulu menggunakan opsi reset pada pengaturan. Kemudian lakukan reset dan masuk kembali ke dalam ponsel.

Jika problem belum juga fix, biasanya harus menggunakan wipe reset dengan opsi yang ada di bagian belakang ponsel. Dan menu ini adalah recovery mode. Untuk masuk ke dalam recovery mode, matikan lebih dulu ponsel Anda. Kemudian tekan power dan volume down atau plus. Ini tergantung semua ponsel memang berbeda untuk masuk ke dalam menu ini. Jika pada ponsel Samsung model lama dan masih menggunakan tombol home, ketika melakukan penekanan tombol power dan volume juga harus menggunakan tombol home. Ketika hidup baru di lepaskan dan akan langsung masuk ke dalam menu recovery.

Ketika sudah masuk ke dalam menu recovery, Anda bisa tekan wipe reset. Di dalam menu ini, Anda tidak akan bisa menggunakan layar sentuh Anda. Di sini Anda menggunakan volume untuk naik turun menggunakan opsi, dan penekanan power untuk melakukan konfirmasi pilihan. Tekan wipe reset dan wipe cache. Kemudian reboot ulang ponsel Anda.

Perlu Anda ketahui, kalau melakukan opsi ini, pada saat awal reboot ponsel memang akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan di bagian logo akan lebih lama. Ini tidak apa-apa dan memang sedang melakukan reset atau persiapan sistem untuk kembali ke awal pengaturan pabrikan.

Pada beberapa ponsel, memang akan membutuhkan pembukaan dengan email sebelumnya, karena adanya FRP untuk sebagai pengamanan. Anda bisa menggunakan email dan sandi yang sudah tertaut sebelumnya. Namun pada ponsel model lama tidak demikian.

3. Flashing Ulang Sistem Operasi

jika menggunakan setelan pabrik tidak bisa Anda atasi, Anda bisa melakukan flashing ulang. Ini buka reset, namun menggunakan dan memasang sistem operasi baru terkait ponsel. Anda bisa melakukan sendiri, namun sebaiknya perlu pengetahuan mengenai sistem dan perangkat komputer. Jika tidak mampu untuk melakukan hal ini, Anda bisa pergi ke tukang servis.

Demikian beberapa langkah yang bisa Anda gunakan untuk melakukan perbaikan pada aplikasi ponsel yang sering menutup sendiri baik karena crash pada sistem operasi atau pada jenis versi Android yang perlu Anda ganti. Semoga bisa bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top